Studi kasus · Florist
Dua cabang, satu antrean produksi
Antrean produksi, stok bunga segar per batch, transfer stok antar cabang, serta storefront dan builder buket dalam satu sistem.

Layanan yang dipakai
- Klien
- Brave Florist
- Lokasi
- Samarinda & Balikpapan
- Modul
- Storefront, builder buket, pesanan, antrean produksi, stok per batch, transfer antar cabang, laporan per cabang, QRIS, notifikasi WhatsApp
- Status
- Dipakai harian oleh tim di kedua cabang.
- Periode
- Jul 2026 – berjalan
Di halaman ini
Konteks
Brave Florist menjual buket dan rangkaian bunga segar dari dua cabang. Sebelum sistem ini, pesanan masuk lewat WhatsApp dan Instagram lalu dicatat tim secara manual, sehingga pesanan mudah terlewat.
Sistem ini dirancang untuk tiga peran. Pemilik memantau kedua cabang, admin dan CS menerima pesanan, dan florist mengerjakan antrean produksi.
TantanganDua cabang berjalan tanpa catatan bersama
Tim tidak punya satu tempat untuk melihat pesanan mana yang harus dirangkai lebih dulu dan mana yang urgent. Stok bunga segar di kedua cabang dipantau terpisah, dan laporan penjualan serta keuangan tiap cabang disusun manual.
Modul yang dibangunEmpat bagian utama yang dibangun

Antrean produksi
Pesanan dari kedua cabang masuk ke satu antrean. Pesanan urgent ditandai, dan setiap pesanan menunjukkan florist yang sedang merangkainya.

Stok per batch dan transfer antar cabang
Bunga segar dicatat per batch beserta batas simpannya, jadi stok di tiap cabang bisa dipantau dari satu layar. Stok juga bisa dipindah dari satu cabang ke cabang lain, dan setiap perpindahan tercatat.

Laporan per cabang
Laporan penjualan dan keuangan dibuat sistem untuk setiap cabang, jadi tidak lagi disusun manual.

Storefront dan pembayaran QRIS
Pelanggan memilih buket di storefront atau menyusunnya sendiri lewat builder buket, membayar dengan QRIS, lalu menerima kabar status pesanan di WhatsApp.
Keputusan teknis
- Data contoh untuk demo. Semua tampilan di halaman ini memakai data fiktif.
Hasil
- Dipakai harian oleh tim di kedua cabang.
- Pesanan dua cabang di satu tempat. Pesanan dari kedua cabang tercatat di satu sistem.
- Antrean produksi jelas. Florist tahu pesanan mana yang dikerjakan lebih dulu, mana yang urgent, dan siapa yang merangkainya.
- Stok tercatat per batch. Stok bunga segar per batch dan transfer antar cabang tercatat di sistem.
- QRIS dan kabar pesanan di WhatsApp. Pelanggan membayar lewat QRIS dan menerima kabar status pesanan di WhatsApp.
- Laporan per cabang dari sistem. Laporan penjualan dan keuangan tiap cabang dibuat oleh sistem.
